Posts Tagged ‘Banda Aceh’

h1

Singkil rasa Banda Aceh..??

January 22, 2009

Malam ini, jadi sedikit sentimentil,hehehehe. Karena malam ini dan selamanya, aku ingin bahagia..! aku baru sadar juga, ternyata setiap yang aku lalui itu ‘gak pernah jalannya mulus-mulus aja..! bahkan terkadang apa yang aku mau ‘gak berjalan semestinya. tapi aku ingin, Mulai malam ini….aku cuma ingin bahagia..

Mulai malam ini, aku cuma ingin bebas..

Mulai malam ini, aku ‘gak mau lagi kalah sama keadaan..

Temenku pernah ada yang bilang..

“Kalo hidup lurus-lurus aja, kita gak akan merasakan nikmatnya hidup Dick”

Aku tetep gak setuju dengan pernyataan itu. Dengan hidup yang lurus-lurus aja aku yakin aku juga bisa merasakan nikmatnya hidup..

Malam ini aku ingin bebas..

Malam ini, saat aku menyusuri pantai yang ditumbuhi pohon-pohon cemara,aku terpana melihat sepokok pohon cemara yang dipenuhi ratusan kunang-kunang. Begitu indah dan terang.

Aku ingin seperti kunang-kunang, yang terang dan selalu indah. Yang menjadikan indah apapun yang dihinggapinya..

Aku ingin seperti bintang, yang selalu terang dengan cahayanya sendiri. Dia akan selalu terang walaupun jauh adanya..

Malam ini aku bahagia, dan aku tahu apa yang membuat aku bahagia…dan mulai sekarang, aku akan lakukan apapun yang membuat aku bahagia..

“Just think ‘bout what you want, and go for it..”

Semalam Andi bilang..

“Dick, Hidup itu ibarat perahu.Dia akan berlayar jauh, tapi dia juga akan berhenti di tepian. Seperti perahu,kita juga akan berlayar jauh, tapi kita bukan perahu kertas yang mudah terhanyut oleh ombak..”

Malam ini aku bahagia, aku mempunyai apapun yang aku butuhkan..! aku mempunyai sahabat-sahabat terbaik yang selalu ada untuk ku..!! dan aku masih mempunyai orang-orang yang selalu ingin aku bahagiakan..

“Kalian yang mengajariku berlari..! mengajarkan apapun yang aku ‘gak tau. Mengajariku kebebasan..dan mengajariku cara menikmati hidup..”

“Allah tidak memberi apa yang aku harapkan, tapi Allah selalu memberi apa yang aku butuhkan..”

Aku tahu,hidup itu bagai kanvas putih yang suci, dan mulai sekarang aku akan menjaganya dari noda tinta yang akan menghitamkan jalan hidup dan takdirku..

Dan sekarang, setiap bangun pagi aku slalu punya semangat baru. Bagaimanapun aku tidak suka dengan tempat yang aku singgahi, aku akan membuat tempat itu nyaman untuk ku. Dan setiap pagi,siang, sore dan malam..aku akan selalu membuat Singkil rasa Banda Aceh..hehehehehe.

Dan mala mini, aku bahagia. Tadi modem ku nyampe..akhirnya…bisa ngenet and ngeblog lagi setelah beberapa hari off. Dan besok the day that I’m waiting for..(ehh…), Visit Meulaboh Year 2009.hehehehe. long weekend…!!

Met liburan yak..

“Setiap pagi di Afrika, seekor rusa bangun. Dia tahu bahwa dia harus lari lebih cepat dari seekor singa tercepat atau dia akan terbunuh. Dan setiap pagi, singa di Afrika bangun dia tahu bahwa dia jangan tertinggal oleh rusa yang paling lambat larinya, kalu tidak dia akan kelaparan…!!”

Dan hidup kita, apakah sebagai Singa atau seekor Rusa??

h1

Armada Masa Depan..

December 7, 2008
Wahh...jadi pengen..(poto ama Kimi.hehehehe)

Wahh...jadi pengen..(poto ama Kimi.hehehehe)

Kimi Raikkonen has supported SOS Children’s Villages Canada in both financial support and to help raise awareness.

Ini adalah pengalaman hidup..

Pengalaman ketika di Medan dan beberapa kota di Aceh yang aku kunjungi memang unik-unik.
Pastinya hidup di kota besar butuh perjuangan untuk bertahan hidup..

Selama di Medan,
kemanapun pergi,pasti terlihat gembel,gelandangan,pengemis,pengamen..atw apalah..

Beda kalo kita berada di Aceh.Kalo di Aceh mungkin jarang,atau gak ada pengamen seniman jalanan gitu di tempat makan atau persimpangan lampu Merah..

Tapi beberapa tahun yang lalu sempet juga sih ngeliat seniman jalanan di rek peunayong Banda Aceh.

Kalo di Aceh,duduk ditempat makan pasti didatengi -tepatnya ga tau apa namanya- peminta sumbangan,sambil bawa amplop yang bertuliskan bermacam-macam Pesantren,Anak Yatim dan sebagainya.

Di koran Serambi Indonesia, Aku pernah lihat tulisan dan foto pengemis anak-anak di Simpang Jam Banda Aceh.disitu ditulis..Jumlah pengemis anak kecil setiap tahunnya meningkat di Aceh.

ya..jelas benar.karena,beberapa tahun yang lalu kayaknya ga sebanyak sekarang.Tapi alasan yang dibuat di koran itu ga masuk akal menurut ku..

Disamping foto pengemis jalanan anak-anak itu ditulis…

“Setiap tahun jumlah anak yang mengemis dijalan terus meningkat.
Hal itu disebabkan buruknya kondisi ekonomi masyarakat”.

Disaat sebagian orang sibuk menghambur-hamburkan uang dan mengumpulkan kekayaan,sebagian yang lainnya malah kelaparan.

Harusnya kata-kata seperti itu yang tertulis.

disaat pemerintah sibuk dengan urusan politik atau Undang-undang pornografi, masalah BBM, Tunjangan Anggota dewan terhormat dan renofasi gedung MPR-DPR..sementara sebagian masyarakatnya tidak terurus..

Ahhh..entah lah..!!

Aku punya cerita dengan anak-anak kecil itu..

Suatu malam di Medan..
Di rek lapangan Gajah Mada,di depan hotel transit.
Sekitar pukul 23 malam.
Aku bersama Andi sambil jep-jep cupy (baca: minum2 kopi)
Sambil ngeliatin pengamen-pengamen cilik yang berpindah dari satu meja ke meja lainnya.

Dengan cuma membawa potongan Aqua gelas,dan modal suara lucunya,dua orang perempuan cilik itu bernyanyi dengan semangat.

Aku dan Andi tertawa kecil mendengar lagu-lagu mereka,entah ciptaan sendiri atw ciptaan Mely Goeslaw..

Sampai di meja ku.Aku tersenyum dan melihat 2 perempuan cilik itu.Andi udah nyiapin duit recehan buat dimasukin ke dalam Aqua nya..

Mereka berdiri di depan meja.Aku udah siap-siap mau dengerin lagu lucu yang mengalun dari bibir mereka..

“Selamat malam..
Halo abang ganteng..halo abang ganteng….”

(acustic version..)
tiba-tiba mereka diam…
Kemudian lari..

Aku ama Andi berpandangan.kemudian tertawa..
Hahahaha..kenapa ya anak-anak tadi.

Mungkin dia grogi karena diliatin.
Atau..waktu dia mau nyanyi lagu dgn judul “abang ganteng” tadi,dy bingung karena abang ini bener-bener ganteng.hahahaha.

Atau dia takut karena aku liatin sambil senyum-senyum.

Mungkin dalam pikirannya..‘apa sih ni om om ngeliatin terus.Jangan-jangan ni om senang..!!’
Gubrakk..

Dulu..juga,waktu aku nunggu labi-labi (angkot) dengan Andi di simpang Genta Plaza samping Mesjid Raya.Mau pulang ke Ajun,rumahku.
Waktu menunjukkan pukul 7.30 malam..

Sedang berdiri,talking-talking dan ketawa-ketawa kita melihat seorang anak kecil imut dan lucu,tapi kotor dan berantakan..

Wajahnya menyiratkan kebahagian -sepertinya- walau matanya sendu.

Ia melompat-lompat melewati genangan air hujan di jalan.dan berhenti tepat disamping kami.
Aku dan Andi saling bertatapan,kemudian melihat ke anak itu..dan tersenyum.
Di tangan kanannya dia memegang sebuah mangga madu besar.
Di tangan kirinya ia mnggenggam bebera uang seribuan yang hampir lecek,terlihat disinari temaram lampu jalan.

Tiba-tiba dia mendekatiku,memandangku,kemudian memelukku dengan erat dan berteriak..Ayaaahh…!!!
Gubrrakk..!!

Ya enggak lah..!!becanda..hehehehe.

Dia mendekatiku dan Andi.Lalu dia berkata..
“bang,bisa tolong hitungin uangnya?!!”
Sambil menyodorkan segumpal uang kertas ribuan hasil ‘kerja’nya hari ini.

Aku dan Andi berpandangan.Kemudian tersenyum pada anak itu,mengambil uangnya dan menyusun serta menghitungnya..

Ya ampun..untung dia bertemu orang seperti aku,ramah,baik hati,sopan dan tidak sombong.hehehe.
Coba kalo orang jahat yang mungkin bisa aja mengambil uang itu.

Sekitar sepuluh lembar uang ribuan.Tidak banyak memang.tapi pasti berarti buat dia.Kemudian aku mengembalikan padanya dan berkata..

“Besok-besok jangan disuruh hitung sama orang lagi ya..!!”

ia mengangguk dan dia tersenyum.

Lalu Andi membungkuk dan bertanya..
“buat apa uangnya??”

“Buat sekolah besok bang..!”

ya Allah..hatiku terenyuh.
Menghembuskan nafas dan bersyukur,terima kasih ya Allah.aku tidak harus sampai seperti anak ini untuk meraskan sekolah..

“Uang ini juga buat mamak di rumah bg..!!”

Ya Allah..orang tuanya masih ada.Dan ia sudah harus menanggung beban keluarganya..

Terima kasih ya Allah untuk selalu mencukupi segala kekuranganku..!

kami tidak bertanya lebih jauh tentang keluarganya dan atau pekerjaannya serta yang dilakukannya hari ini..

“Yaudah kalau gitu,sekarang pulang ya.besok kan sekolah..!”

ia mengangguk.lalu dia menjulurkan tangannya yang memegang buah mangga pada ku dan Andi.
“ini untuk abang..!!”

Aku dan Andi tersenyum.lalu Andi bilang..“Ga papa,dibawa pulang aja ya..!untuk mamak dirumah..”

ia mengangguk dan berkata “Makasih ya bang..”.
Lalu dia mengejar labi-labi yang berhenti dan menghilang di dalamnya.
Ia tetap bahagia..

Aku memandang Masjid Raya yang berdiri kokoh,dikelilingi ribuan cahaya lampu..menghembuskan nafas dan tersenyum..

Terima kasih ya Allah,engkau mencukupi segala kekurangan duniaku.
Andi merangkulku..dan kita tertawa..entah untuk bahagia atau rasa syukur..

Kitalah armada masa depan..
Yang akan mengukir dunia..
Raih semua bintang dan tebarkan sinarnya terangi semesta
..”
(Song by Ada Band-Armada Masa Depan).